(Indonesia) 8.000 Paket Sembako Murah untuk Warga Rembang

Sorry, this entry is only available in Indonesia Click here to continue For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

Belum lagi pabrik Semen Gresik di Kabupaten Rembang, Jateng, beroperasi secara penuh, masyarakat setempat kembali mendapat berkahnya. Melalui kegiatan bertajuk Ramadan Berbagi, Semen Indonesia membagikan 8.000 paket sembako murah untuk desa-desa di sekitar perusahaan.
Pembagian secara simbolis berlangsung di halaman Masjid Al Barokah, Desa Kadiwono, Kecamatan Bulu, Kamis (15/6). Sejumlah direksi SMI hadir untuk berbagi kebahagiaan dengan ratusan warga yang menunggu sejak pagi, yaitu Pgs Dirut SMI Darmawan Junaidi, Direktur Enjiniring dan Proyek Aunur Rosyidi, serta Direktur Produksi dan Strategi Bisnis Johan Samudra.
“Pasar murah sembako merupakan program rutin perusahaan untuk menyemarakkan bulan ramadan. Tahun ini SMI Group hadir di seluruh wilayah operasional perusahaan, sebagai wujud komitmen yang tidak hanya mengejar profit tapi juga memberi manfaat bagi masyarakat,” tutur Darmawan Junaidi dalam sambutannya.
Khusus di Rembang, perusahaan mendistribusikan 8.000 paket sembako senilai total Rp 1,2 miliar. Masing-masing paket berisi
beras 5 kg, gula 2 kg, minyak goreng 2 liter, dan 2 bungkus mie instan. Paket senilai Rp 150 ribu itu dijual ke warga dengan harga Rp 25 ribu.
“Nanti hasil penjualannya akan dikembalikan lagi sebagai santunan bagi anak yatim dan fakir miskin,” lanjut Darmawan pada kegiatan yang juga dihadiri jajaran komisaris dan direksi Semen Gresik tersebut.
Direktur SDM dan Hukum SMI Agung Yunanto dan Pgs Direktur Utama SMI Darmawan Junaidi menyerahkan paket sembako murah pada warga kurang mampu di sekitar Rembang.
Mantan petinggi Bank Mandiri ini mengungkapkan, SMI Group menggelar pasar murah di seluruh wilayah operasi perusahaan yang terdapat pabrik semen, yaitu Gresik, Tuban, Rembang, Pangkep (Sulsel) dan Pidie (Aceh). Pihaknya berharap kegiatan ini bisa meringankan beban masyarakat ketika harga kebutuhan pokok tengah meninggi.
Selain pasar murah, sederet kegiatan lain yang berlangsung di Rembang antara lain pemberian bantuan untuk 15 anak penderita HIV dan penyakit kronis, santunan dan bukber dengan anak yatim dan fakir miskin, pembagian beasiswa untuk 200 siswa SD sampai SMU, pembagian 1000 Alquran dan tas sekolah, juga pembagian 6000 sarung dan 2000 mukena untuk masjid, ponpes, panti asuhan dan warga. Ada pula peringatan Nuzulul Quran di Desa Kajar, Kecamatan Gunem.
“Setelah ini kita akan meresmikan secara simbolis taman bacaan di empat desa, Kadiwono, Kajar, Pasucen dan Tegaldowo. Program ini kerja sama dengan PT Balai Pustaka sebagai wujud sinergi BUMN,” ujarnya.
Tak lupa Darmawan mengucapkan terima kasih kepada warga Rembang atas dukungan dan doanya sehigga pembangunan Pabrik Rembang berjalan lancar, dan pada bulan Juli nanti sudah bisa beropersi meskipun belum penuh.
“Semoga beroperasinya pabrik baru ini memberi manfaat besar bagi masyarakat. Mari kita jaga pabrik yang jadi aset Rembang dan Jawa Tengah ini,” ajak Darmawan.
Bupati Rembang Abdul Hafidz pada kesempatan itu mengapresiasi positif kepedulian SMI kepada warganya selama ini. SMI telah membuktikan dirinya hadir di Rembang tidak hanya untuk memburu keuntungan, tapi mau menyisihkan sebagian keuntungan untuk dibagikan kepada masyarakat.
“Karena itu tidak ada alasan Pabrik Rembang tidak jalan, harus tetap jalan. Jangan sampai ada upaya-upaya yang mengganggu kelancaran operasi pabrik SMI di Rembang,” tandas bupati. (lin/fir)