Di Gresik SMI Bagikan 5500 Paket Sembako Murah

PT Semen Indonesia (Persero)Tbk, kembali menjalankan tradisi berbagi selama bulan Ramadan untuk meringankan beban hidup masyarakat agar dapat menjalankan puasa dengan baik. Komitmen perusahaan yang berlandaskan pada prinsip triple bottom line (Profit, people, planet) ini diwujudkan dalam pembagian sembako murah dan santunan anak yatim, Kamis (15/6) di Wisma Achmad Yani Gresik.
Di Gresik, Ramadan tahun ini Semen Indonesia menyantuni 440 anak yatim dan membagikan 5500 paket sembako murah untuk wilayah ring 1 yang terdiri dari 21 kelurahan/desa. Direktur Pengembangan Usaha dan Litbang Semen Indonesia, Budi Siswoyo mengatakan, selain untuk menguatkan silaturahmi dan komunikasi dengan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pemerintah untuk menurunkan harga barang pokok di pasar.
“Tujuan utama pembagian sembako murah ini adalah untuk memupuk kesadaran dan kesalehan sosial masyarakat untuk saling berbagi dan berbuat kebaikan antar sesama,” jelasnya.
Direktur Pengembangan Usaha dan Litbang Budi Siswoyo menyerahkan paket sembako murah pada warga kurang mampu di sekitar pabrik Gresik.
Dikatakannya, pasar sembako murah ini juga dilaksanakan diseluruh wilayah operasional Semen Indonesia. Saat ini Semen Indonesia tercatat memiliki pabrik di Tuban, Padang dan Tonasa serta tengah melakukan pengembangan di beberapa wilayah seperti Rembang, Aceh dan Kupang. Dengan pengembangan tersebut total kapasitas Semen Indonesia Grup akan menjadi sekitar 40 juta ton. “Ini adalah bagian dari upaya strategis perusahaan selaku BUMN untuk menjamin ketahanan semen dalam negeri,” beber mantan Dirut TLCC ini.
Secara nasional, tahun ini Semen Indonesia disebutnya mengalokasikan pembagian paket sembako murah sebanyak 40.150 paket. Selain sembako murah dan santunan anak yatim, perusahaan juga menggelar peringatan nuzulul quran, shalat tarawih, takbir akbar, zakat fitrah, bingkisan kaum dhuafa, beasiswa, takjil gratis, sumbangan Al quran, hingga sarung dan mukena. “Keseluruhan mencapai Rp 7 miliar yang tersebar di seluruh wilayah operasional perusahaan,” sambungnya.
Budi Siswoyo berharap Semen Indonesia dapat menjadi salah satu kekuatan negara untuk menjaga ketahanan Semen di Indonesia. “Saat ini banyak serbuan pabrikan semen asing. Kegiatan Ramadan ini diharapkan juga dapat menguatan ikatan emosional dengan masyarakat sehingga gempuran sekuat apapun tidak akan menggoyahkan pilihan masyarakat untuk tetap menggunakan produk dalam negeri,” katanya. (bwo)