Semen Indonesia Resmikan Leadership Academy

Bahasa Indonesia tidak ditemukan For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

PT Semen Indonesia (Persero)Tbk, meresmikan learning center-leadership academy yang merupakan bagian dari Semen Indonesia Corporate University, Senin (27/2). Learning center-leadership academy ini merupakan perombakan ruang di lantai 4 Gedung Utama Semen Indonesia, yang disulap menjadi 6 ruang kelas pembelajaran. Selain ruang kelas, learning center-leadership academy ini juga dilengkapi dengan IT corner yang memberikan kemudahan bagi karyawan yang membutuhkan informasi terkait perkembangan IT perusahaan.

Peresmian learning center-leadership academy ini merupakan wujud komitmen Semen Indonesia untuk selalu berupaya meningkatkan kompetensi karyawan. Peresmian dilakukan oleh Direktur Utama Semen Indonesia Rizkan Chandra melalui video converance serta dihadiri langsung oleh Direktur SDM dan Hukum Semen Indonesia Ahyanizzaman, Direktur Pemasaran dan Supply Chain  Aunur Rosyidi, Direktur Produksi dan Litbang Johan Samudra dan Direktur Utama Semen Gresik Sunardi Priyono Murti.

Direktur Utama Semen Indonesia Rizkan Chandra memberikan arahan melalui video conferance sekaligus meresmikan Learning Center-Leadership Academy.

 

Direktur Utama Semen Indonesia Rizkan Chandra dalam arahannya mengungkapkan pentingnya kualitas sumberdaya manusia dalam sebuah perusahaan. Menurutnya, yang membedakan sebuah perusahaan dengan perusahaan lain adalah kualitas SDM yang dimiliki. Dalam menjalankan operasional perusahaan, lanjutnya, terdapat 3 hal penting yang dikenal sebagai frame work PPT (people, process, technologi). “Teknologi bisa dibeli, proses bisa dicopy namun kompetensi SDM tidak untuk dibentuk. Inilah yang membedakan sebuah perusahaan dengan perusahaan lain,”sebutnya.

Direktur SDM dan Hukum Semen Indonesia Ahyanizzaman memparaf plakat peresmian Learning Center-Leadership Academy.

 

Semen Indonesia menurutnya dikenal sebagai perusahaan yang memiliki SDM dengan kompetensi diatas kompetensi industri. Sebagai leader di industri persemenan, Semen Indonesia harus terus bergerak mengikuti perubahan gerak industri. Dalam hal ini peran orang (SDM) akan membedakan reaksi sebuah perusahaan dengan perusahaan lain.

Pergerakan kebutuhan semen di industri dalam negeri di tahun 2015-2016 disebutnya mengalami penurunan 0,6 persen, meski GDP tumbuh 5 persen. Kelesuan pasar kembali terjadi pada Januari lalu yang alami penurunan sebesar 2,3 persen. Hal ini dipicu oleh melimpahnya supply dan menurunnya demand yang berimbas pada penurunan harga dan membuat semen menjadi produk komoditas.

Direktur SDM dan Hukum SMI Ahyanizzaman didampingi Direktur Produksi dan Litbang Johan Samudra, Direktur Pemasaran dan Supply Chain, serta Direktur Utama Semen Gresik Sunardi Prionomurti memotong rangkaian bunga sebagai simbolis peresmian.

 

Dalam setiap revolusi industri selalu ada perusahaan yang maju dan ada perusahaan yang mati. Jim Collins dalam bukunya Good to Great menyarankan untuk memilih orangnya dahulu baru memilih bisnisnya.  “Tidak ada perusahaan yang menjadi besar tanpa melakukan titik berat pada sisi peningkatan kompetensi bagi karyawannya,” ungkapnya.

Sejalan dengan budaya perusahaan ‘CHAMPS’, perseroan selalu berusaha meningkatkan diri untuk menjadi juara dimanapun berada. Perseroan, sambungnya, terus berupaya untuk menjadi perusahaan dengan sumberdaya manusia yang memiliki kompetensi tertinggi dibidang industri semen.

Kepala Departemen Center of Dynamic Learning Guntoro menjelaskan fasilitas dan fungsi dari Learning Center-Leadership Academy.

 

“Kemarin sudah diluncurkan e-learning. Sekarang lantai 4 sudah dirombak menjadi ruangan yang representative untuk pembelajaran dan peningkatan kompetensi. Saya menyambut baik peresmian learning center ini, namun jangan biarkan ini hanya menjadi monumen. Harus disusun program-program leadership yang nyata dan terarah,” pesannya.

Dirut berharap learning center dalam naungan corporate university agar berjalan beriringan dengan program formal di Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI). UISI diharapkan dapat membuat program modular untuk leadership eseleon 1 dan 2 terdiri dari manajemen pemasaran, manajemen keuangan, manajemen sumberdaya manusia, manajemen operasi dan manajemen strategic. Hal ini untuk menempa eselon 1 dan eselon 2 menjadi leader yang komprehensif, leader yang dapat melihat sebuah bisnis dan teknologi secara integrated.

Jajaran Direksi Semen Indonesia dan Semen Gresik mencoba fasilitas IT corner di Learning Center-Leadership Academy.

 

Terpisah, Direktur SDM dan Hukum Ahyanizzaman menyatakan bahwa fasilitas learning center-leadership academy tersebut terbuka untuk Semen Indonesia Grup. “Kita berikan kesempatan seluas-luasnya bagi SDM Semen Indonesia Grup untuk memanfaatkan fasilitas ini, termasuk anak usaha. Seorang pemimpin harus bisa apapun yang diperlukan sebagai pimpinan, karena itu harus selalu belajar. Belajar dan belajar,” tandasnya. (bwo)