(Indonesia) SMI Raih Indonesia Best Corporate Secretary 2017

Sorry, this entry is only available in Indonesia Click here to continue For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

“Ajang pemberian penghargaan ini juga digelar untuk mendorong lebih banyak PR perusahaan yang termotivasi karena apresiasi ini” Kemal Effendi Gani Pemimpin Redaksi Majalah SWA.

Semen Indonesia meraih penghargaan Indonesia Best Corporate Secretary atau Corporate Communication Team 2017 kategori basic industry and chemical dari Majalah MIX-Marketing Communication. Penghargaan itu diberikan sesuai penilaian dewan juri yang kredibel atas kinerja Corporate Secretary atau Corporate Communication Team perusahaan yang dinilai unggul dalam sejumlah kriteria. Termasuk program-program kreatif untuk membangun citra dan reputasi perusahaan, program menangani krisis, serta dan program PR internal. Semen Indonesia menjadi salah satu penerima penghargaan Indonesia Best Corporate Secretary atau Corporate Communication Team 2017 dari 6 perusahaan lainnya di 7 kategori industri. Penghargaan diberikan di acara anugerah “Indonesia PR of The Year” 2017 di Mercantile Athetic Club, Gedung WTC, Jakarta, Selasa (31/10). Kemal Effendi Gani, Pemimpin Redaksi Majalah SWA, menjelaskan tahun ini anugerah “Indonesia PR Of The Year” yang digelar Majalah MIX-Marketing Communication memasuki usianya yang ke-11. “Ajang pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kami untuk program PR perusahaan yang kreatif, inovatif, dan berdampak luas bagi masyarakat,” ujarnya. Menurut dia, para pemenang “Indonesia PR Of The Year” telah melalui proses penjurian dari Dewan Juri yang kompeten dan kredibel. Mereka adalah Bambang Sumaryanto, dosen ilmu komunikasi Universitas Indonesia dan praktisi PR Prita Kemal Gani, President of ASEAN Public Relations Network dan Pendiri LSPR Jakarta; Devy Suradji, Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi, dan Marketing & Communications Director WWF Indonesia; Dyah Hasto Palupi, Senior Editor Majalah MIX Marketing & Communication; Teguh Poeradisastra, Senior Editor Majalah SWA dan Managing Director Spot Communications; Sisi Suhardjo, General Public Relations NAVA+ Group; dan Irvan Permana, Head of Pathfinder Brand Consultant. “Ajang pemberian penghargaan ini juga digelar untuk mendorong lebih banyak PR perusahaan yang termotivasi karena apresiasi ini, sehingga memberikan dampak luas bagi pengembangan bidang PR itu sendiri,” katanya. Penghargaan dari Majalah MIX-Marketing Communication itu diterima secara langsung oleh Corporate Secretary Semen Indonesia Agung Wiharto. “Kalau dari sisi Corporate Secretary, kami mengucapkan terima kasih karena dipilih oleh tim juri yang memang punya kredibilitas memilih kami tim Corporate Secretary Semen Indonesia sebagai salah satu tim pilihan di kategori basic industry and chemical,” ujarnya. Agung menambahkan tim Corporate Secretary Semen Indonesia mempunyai programprogram yang disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan zaman. “Yang paling penting adalah kekompakan sesama tim. Ini yang membuat tim kami menjadi kuat, meski jumlahnya relatif paling sedikit dibanding perusahaan-perusahaan lain,” paparnya. Dia menilai jumlah tim Corporate Secretary Semen Indonesia yang relatif sedikit tidak menghalangi kinerja dan dedikasi yang andal, di tengah kegiatan yang luar biasa padat. “Nah ini yang membuat kami cukup bangga. Namun kami juga sadar untuk terus memperbaiki diri karena memang banyak juga kekurangan, terutama di kasus Rembang. Itu pengalaman yang harus kami syukuri. Selama ini Semen Indonesia memang dikenal perusahaan yang berkomitmen terhadap lingkungan, jadi hampir tidak punya masalah sosial. Kalau ada cepat ditanggulangi karena memang kita basic-nya kuat,” ujarnya. Menurut Agung, tim Corporate Secretary Semen Indonesia juga belajar banyak dari kasus Rembang. “Nah Rembang ini adalah kasus yang lain. Sesuatu yang memang di-create, tidak murni masalah sosial, tapi memang ada banyak kepentingan di sana, dari kompetisi, kemudian politik. Agenda-agenda lain dan kepentingan-kepentingan, baik itu organisasi, lembaga, maupun pribadi. Itu semuanya masuk di sana yang menjadikan Rembang demikian unik dan panjang kasusnya. Kami belajar banyak dari situ,” katanya. Ke depan, lanjut dia, tim Corporate Secretary Semen Indonesia akan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman terutama di era disruptive. Fenomena digital di era disruptive mengubah proses bisnis hingga 180 derajat. “Fenomena digital memang luar biasa. Ini juga yang akan kita pikirkan. Peran media sosial dalam kaitan dengan Corporate Communication menjadi sangat penting dan temen-temen harus paham mengenai itu. Rencananya ke depan temen-temen di tim Corporate Secretary Semen Indonesia akan kami coba untuk mengikuti pelatihan-pelatihan mengenai hal tersebut sehingga perubahan yang sangat cepat ini dapat diantisipasi sekaligus mengupdate wawasan,” ucapnya. (dry)